JABARRAYA.COM – Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menggarisbawahi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) generasi muda untuk menuju Indonesia Emas.
Menurutnya untuk menuju tahap kemakmuran Indonesia tersebut, dibutuhkan pula generasi emas yang harus mampu merubah futur challenge menjadi future opportunity.
“Kita harus punya future talent yang dilengkapi future skill,” jelas Gibran.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gibran menyampaikan dalam debat cawapres 2024 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat 22 Desember 2023.
Oleh karena itu, Gibran meyakini hilirisasi digital adalah sesuatu yang perlu digejot dalam kemajuan bangsa.
Baca artikel lainnya di sini : Gibran Rakabuming Raka Tak Lupa Ucapkan Selamat Hari Ibu saat Sampaikan Visi Misi di Debat Cawapres
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
Ia berkomitmen akan menyiapkan anak-anak muda yang ahli dalam bidang digital untuk menyokong hal ini.
“Kami akan siapkan anak-anak muda yang ahli Artificial Intelligence (AI), ahli blockchain, ahli robotik”.
“Ahli perbankan syariah, ahli kripto,” tegas putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu,” ujar Gibran.
Lihat juga konten video, di sini: Usai Debat Cawapres, Capres Prabowo Subianto Beri Nilai 99,9 untuk Gibran Rakabuming Raka
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
“Narasi besarnya di sini adalah keberlanjutan, percepatan, dan penyempurnaan,” sambungnya.
Terlepas dari itu, Gibran Rakabuming Raka secara tegas juga mengatakan akan melanjutkan program hilirisasi di dalam negeri.
Bukan hanya pertambangan, namun juga hilirisasi di sektor pertanian, perikanan dan digital.
“Kita juga akan melanjutkan pemerataan pembangunan yang tidak lagi Jawa sentris.”
“Kita genjot terus ekonomi kreatif dan UMKM, kita piunya 64 juta UMKM menyumbangkan 61% PDB kita,” tandas Gibran.***















