INDONESIARAYA.CO.ID – Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menghadiri silaturahmi alim ulama di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (11/11/2023).
Dalam pertemuan tersebut sebanyak 55 kiai dari berbagai pondok pesantren datang untuk bertukar pikiran terkait masa depan bangsa.
Dalam kesempatan itu, Prabowo Subianto mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi keagamaan yang memiliki semangat nasionalis dan toleransi yang tinggi.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
NU, lanjut Prabowo Subianto , dapat menjadi perekat seluruh komponen bangsa.
“Dan memang yang saya lihat NU itu selalu nasionalis, tidak mengujar kebencian kepada umat lain.”
Baca artikel lainnya di sini : Survei PWS: Prabowo – Gibran Unggul Double Digit vs Ganjar – Mahfud, Raih 52,1 Persen Head to Head
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
“Malah melindungi, dan kalau ada ancaman langsung jaga gereja, jaga vihara. Ini kan sesuatu yang indah dan jarang terjadi.”
“Ini merupakan tradisi yang saya muliakan, saya apresiasi,” ujar Prabowo Subianto.
Baca artikel lainnya, di sini: Bikin Portal Berita Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat
Prabowo Subianto lalu menyorot tokoh-tokoh NU seperti Gus Dur yang dinilainya sangat visioner.
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
“Kemudian tokoh-tokoh NU di antaranya seperti Gus Dur, pemikirannya jauh ke depan. Dapat menjaga hubungan antaragama.”
“Ini yang membuat kita bisa menjaga dan membuat Indonesia aman,” kata Prabowo Subianto.
Di penghujung acara, pimpinan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Muttawakil Alallah, yang mewakili para kiai Jawa Timur menyampaikan bahwa yang menjadi perhatian utama adalah, bagaimana kemaslahatan umat dapat tercipta.
“Para kiai ini memikirkan agar kemaslahatan umat dapat tercipta. Dan para kiai yakin Bapak sebagai prajurit yang berkomitmen dengan ucapan dan perbuatan.”
“Insya Allah, Pak, untuk Jawa Timur, kami siap mendukung bapak,” ucapnya.***















