JABARRAYA.COM – Hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto unggul.
Prabowo Subianto mengungguli jauh dua calon presiden potensial lainnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di Jawa Barat.
Prabowo Subianto masih kokoh memimpin elektabilitas, baik dalam simulasi perorangan maupun pasangan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Survei itu memotret preferensi pemilih warga Jawa Barat terhadap calon presiden, calon wakil presiden, dan partai politik.
Kegiatan survei dilakukan dari tanggal 10-19 September 2023 dengan menggunakan metode “multistage random sampling”.
Baca artikel lainnya di sini: Elektabilitas Partai Gerindra Semakin Dekat Mengejar PDI Perjuangan, Hanya Terpaut 0,4 Persen
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
Dengan jumlah responden standar 440 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan “margin of error” 4,8 persen.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam keterangannya, Kamis (28/9/2023)
Untuk perorangan, kata Toto Izul Fatah, Prabowo unggul 46,1 persen.
Di urutan kedua, Anies Baswedan unggul di atas Ganjar Pranowo dengan 29,3 persen.
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
Toto Izul Fatah membandingkan jika merujuk pada data Survei LSI Denny JA setahun sebelumnya atau pada Februari 2022, ketiga capres potensial ini memang sama-sama mengalami kenaikan.
Prabowo Subianto naik dari 26,0 persen ke 46,1 persen. Kemudian Anies dari 17,3 persen ke 29,3 persen dan Ganjar, dari sebelumnya 7,8 persen menjadi 18,4 persen.
Menurut Toto Izul Fatah, dari hasil analisis kualitatif, keunggulan Prabowo Subianto di posisi nomor satu.
Karena sudah pernah bertarung sebagai capres pada pemilu sebelumnya, dimana dia memang sudah unggul di Jawa Barat. Kedua, karena mesin partai
“Ditambah lagi ada pergerakan Dedi Mulyadi yang cukup massif dan all out mengampanyekan Prabowo Subianto dengan serangkaian event budayanya di sejumlah titik di Jawa Barat,” katanya.
Ia menyebutkan kalau Dedi juga membawa gerbong pemilih dari yang sebelumnya Golkar sekarang mendukung Prabowo Subianto yang mendukungnya saat dia sekarang hijrah ke Gerindra.***















