JABARRAYA.COM – Polda Metro Jaya memastikan akan menindak tegas dan mengusut tuntas insiden penembakan di Medan Satria, Kota Bekasi, yang menewaskan pria inisial GR (44).
Polisi menduga kasus ini dipicu konflik antar kelompok.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan tidak ada tempat untuk premanisme.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apalagi aksi tersebut sudah meresahkan masyarakat.
“Tidak ada kelompok-kelompok tertentu yang bergerak di atas hukum.bKami akan tindak tegas.”
Baca artikel lainnya di sini : Jasasiaranpers.com Melayani Jasa Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
“Tidak ada tempat buat preman,” ujar Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).
Diketahui, saat ini polisi telah menangkap empat pelaku penembakan.
Tak sampai disitu, pihak kepolisian akan memburu para pelaku lain yang masih dalam pencarian.
“Kami harapkan (pelaku lain) menyerahkan diri atau kami kejar dan tindak tegas.”
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
“Karena, biar bagaimanapun aksi main hakim sendiri atau eigen richting tidak diperbolehkan,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengusut kasus tewasnya seorang pria berinisial GR (44) yang tertembak di kawasan Medan Satria, Bekasi.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly mengatakan pihak kepolisian telah mengamankan empat orang pelaku penembakan.
“Yang ditangkap ada empat orang inisial FO alias FU, EU, MW, PM alias O,” ujar Titus kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).
Lebih lanjut Titus Yudho Uly menambahkan, para pelaku ditangkap di lokasi berbeda.
Di antaranya di daerah Bogor, Indramayu, dan Tangerang Selatan.***















