Asap Putih Masih Terlihat, Kebakaran Lahan Gunung Jayanti, Pelabuhanratu, Sukabumi Dapat Dikendalikan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 23 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan terjadi di area lereng Gunung Jayanti. (Dok. BPBD Kabupaten Sukabumi)

Kebakaran lahan terjadi di area lereng Gunung Jayanti. (Dok. BPBD Kabupaten Sukabumi)

JABARRAYA.COM – Kebakaran lahan semak ilalang dan pepohonan yang terjadi berhasil dikendalikan oleh tim gabungan hari ini, Sabtu 29 September 2023.

Kebakaran terjadi di lereng gunung Jayanti, Desa Jayanti, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan Saputra, mengatakan bahwa api dapat dipadamkan pada pukul 03.00 WIB.

“Alhamdulillah api sudah padam sejak pukul 03.00 dinihari,” terang Wawan Godawan Saputra.

Upaya pemadaman kebakaran tersebut tentunya melalui proses panjang dan menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabunga.

Baca artikel lainnya di sini: Tim Gabungan Mulai Membuka Jalur Pemadaman, Kebakaran Terjadi di Lereng Gunung Jayanti Sukabumi

Tim gabungan terdiri dari BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar Sukabumi, TNI, Polri, P2BK Pelabuhanratu, Forum PRB dan relawan lainnya.

Sebab, medan yang cukup terjal dan curam harus mereka tembus secara manual dalam kondisi minim cahaya demi menjinakkan api.

Pantauan pagi ini yang dilakukan oleh Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi bersama unsur terkait, asap tipis berwarna putih masih terlihat di sekitar lokasi kebakaran.

Asap itu diduga berasal dari ranting atau batang pohon bekas kebakaran.

“Sekarang sedang dilakukan pemantauan oleh tim di lokasi karena ada terlihat dua titik asap mengepul,” jelas Wawan Godawan Saputra.

Demi mencegah terjadinya karhutla, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi telah berkoordinasi dengan pihak terkait.

Penanganan secara manual sedang diupayakan demi memastikan bahwa api benar-benar dapat dipadamkan dan tidak menyisakan bara api.

“Saat ini sedang dilakukan penanganan manual oleh tim polhut,” pungkas Wawan Godawan Saputra.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D. menyampaikan hal itu lewat keterangan tertulisnya.***

Berita Terkait

Bupati Aep Beri Sinyal Positif, GP2LR dan GARDU Optimistis Pasar Rakyat Rengasdengklok Jadi Prioritas Berikutnya
Dari Ngeliwet Jadi Gerakan: GARDU Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan Karawang Utara
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan
Gelombang Bencana Hidrometeorologi di Musim Pancaroba, Jawa Barat Kembali Terendam
Termasuk yang Berasal dari Jabar, Indonesia Evakuasi Sebanyak 554 WNI Korban Eksploitasi dari Myanmar
Kasus Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB Rugikan hingga Ratusan Miliar Rupiah, 5 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:01 WIB

Bupati Aep Beri Sinyal Positif, GP2LR dan GARDU Optimistis Pasar Rakyat Rengasdengklok Jadi Prioritas Berikutnya

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dari Ngeliwet Jadi Gerakan: GARDU Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan Karawang Utara

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:59 WIB

Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil

Senin, 2 Juni 2025 - 13:55 WIB

Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:11 WIB

Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB