Dari Ngeliwet Jadi Gerakan: GARDU Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan Karawang Utara

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG – Sebuah gerakan masyarakat yang lahir dari obrolan sederhana kini mulai menata langkah politik sosialnya. Gerakan Rakyat dari Utara (GARDU) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rekerda) I di Dusun Trijaya, Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya, Minggu (28/6/2026).

Agenda tersebut menetapkan Nana Satria Permana sebagai Ketua Umum secara aklamasi sekaligus merumuskan arah perjuangan organisasi untuk tiga tahun ke depan.

Sekretaris Jenderal GARDU, Koko Baraya, mengatakan organisasi ini muncul dari kegelisahan masyarakat terhadap kondisi pembangunan di Karawang Utara.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Latar belakangnya hanya desakan hati nurani karena wilayah utara selalu merasa dianak tirikan dalam pembangunan infrastruktur,” kata Koko.

Ia menceritakan, cikal bakal GARDU lahir dari diskusi santai saat kegiatan ngeliwet di salah satu desa di Kecamatan Jayakerta yang diikuti sejumlah tokoh lokal.

Sejak terbentuk dua tahun lalu, menurutnya, organisasi tetap bertahan dan terus menyusun gagasan untuk mendorong perubahan di wilayah utara.

Salah satu agenda yang kini diperjuangkan adalah pembangunan SMP Negeri Rengasdengklok Utara. GARDU mengklaim telah menyampaikan surat kepada Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta memperoleh dukungan resmi dari tiga kepala desa.

Menurut organisasi tersebut, keberadaan sekolah negeri baru dibutuhkan untuk menjawab persoalan keterbatasan daya tampung lulusan SD di Desa Rengasdengklok Utara, Desa Kertasari, dan Desa Dewisari.

GARDU juga menyinggung pernyataan pemerintah daerah terkait keterbatasan anggaran pembebasan lahan. Meski demikian, mereka menilai akses pendidikan tetap harus menjadi prioritas sebagaimana amanat konstitusi.

Selain isu pendidikan, Rekerda turut menghasilkan sejumlah prioritas lain seperti penguatan lapangan kerja, pemerataan pembangunan, serta program “Satu Desa Satu Perusahaan”.

Melalui forum perdana tersebut, GARDU menegaskan posisinya sebagai organisasi masyarakat yang akan mengawal kebijakan sekaligus menyuarakan aspirasi warga Karawang Utara. (alam)

Berita Terkait

Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan
Gelombang Bencana Hidrometeorologi di Musim Pancaroba, Jawa Barat Kembali Terendam
Termasuk yang Berasal dari Jabar, Indonesia Evakuasi Sebanyak 554 WNI Korban Eksploitasi dari Myanmar
Kasus Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB Rugikan hingga Ratusan Miliar Rupiah, 5 Orang Jadi Tersangka
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dari Ngeliwet Jadi Gerakan: GARDU Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan Karawang Utara

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:59 WIB

Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil

Senin, 2 Juni 2025 - 13:55 WIB

Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:11 WIB

Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

Senin, 19 Mei 2025 - 09:30 WIB

Gelombang Bencana Hidrometeorologi di Musim Pancaroba, Jawa Barat Kembali Terendam

Berita Terbaru