Berpusat di Kabupaten Sukabumi, Sebanyak 102 Warga Kabupaten Bogor Mengungsi Pascagempa M4,6

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Bogor melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi terdampak gempa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Kamis (14/12). (Dok. BPBD Kabupaten Bogor)

Petugas BPBD Kabupaten Bogor melakukan pendataan dan kaji cepat di lokasi terdampak gempa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Kamis (14/12). (Dok. BPBD Kabupaten Bogor)

JABARRAYA.COM – Sebanyak 102 warga Kabupaten Bogor yang terdampak gempa M4,6 yang berpusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (14/12/2023), memilih mengungsi ke tempat lebih aman.

Antara lain mengungsi ke tenda yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor di Desa Purasari dan Desa Purwabakti serta ke rumah kerabat lainnya.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan pada Jumat (15/12) pukul 10.25 WIB, tercatat 285 KK / 956 jiwa warga Kabupaten Bogor terdampak gempa.

Kaji cepat sementara menyebutkan, terdapat kerusakan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bogor.

Dengan rincian 2 unit rumah rusak berat, 32 unit rumah rusak sedang, 237 unit rumah rusak ringan dan 6 unit mushola alami kerusakan.

Lihat konten video lainnya, di sini: Gempa Berkekuatan M4,5 Guncang Kabupaten Tegal, 2 Rumah Warga di Kabupaten Brebes Rusak

Gempa juga sebabkan 256 KK / 829 jiwa warga Kabupaten Sukabumi turut terdampak.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan terjadi di wilayah itu.

Seperti 3 unit rumah alami rusak berat, 30 unit rumah rusak sedang, 151 unit rumah rusak ringan, 2 fasilitas umum dan terdapat jalan yang alami retak sebanyak 2 titik.

BPBD dan tim gabungan di dua lokasi terdampak masih terus melakukan penanganan bencana.

Seperti mendirikan tenda pengungsi, memberikan sembako, memberikan material bangunan dan mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.***

Berita Terkait

Bupati Aep Beri Sinyal Positif, GP2LR dan GARDU Optimistis Pasar Rakyat Rengasdengklok Jadi Prioritas Berikutnya
Dari Ngeliwet Jadi Gerakan: GARDU Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan Karawang Utara
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan
Gelombang Bencana Hidrometeorologi di Musim Pancaroba, Jawa Barat Kembali Terendam
Termasuk yang Berasal dari Jabar, Indonesia Evakuasi Sebanyak 554 WNI Korban Eksploitasi dari Myanmar
Kasus Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB Rugikan hingga Ratusan Miliar Rupiah, 5 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:01 WIB

Bupati Aep Beri Sinyal Positif, GP2LR dan GARDU Optimistis Pasar Rakyat Rengasdengklok Jadi Prioritas Berikutnya

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dari Ngeliwet Jadi Gerakan: GARDU Dorong Pemerataan Infrastruktur dan Pendidikan Karawang Utara

Jumat, 27 Juni 2025 - 07:59 WIB

Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil

Senin, 2 Juni 2025 - 13:55 WIB

Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:11 WIB

Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

Berita Terbaru