JABARRAYA.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan empat Warga Negara Indonesia (WNI) telah dievakuasi dari wilayah konflik peperangan Hamas-Israel dan telah tiba di Tanah Air.
“Sebanyak 4 WNI yang dievakuasi Kemlu RI dan KBRI Amman dari wilayah Tepi Barat dan sekitarnya telah tiba di Jakarta dengan selamat,” tulis Kemlu RI.
Kemlu mengungkap proses evakuasi keempat WNI telah dilakukan sejak 13 Oktober 2023 via jalur darat dari safe house di Yerusalem melalui Jordan River Border menuju Amman, Yordania.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses evakuasi ini dilakukan dengan koordinasi berbagai pihak, demikian dalam keterangan di laman resminya dikutip pada Minggu, (15/10/2023).
Saat ini tercatat masih ada 136 WNI masih berada di wilayah Tepi Barat dan sekitarnya.
Baca artikel lainnya di sini: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Sebut Indonesia Dukung Perjuangan Palestina Sampai Merdeka
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
Mereka memilih untuk tetap tinggal di lokasi masing-masing.
Sementara itu, Pemerintah, lanjutnya masih terus mengupayakan evakuasi 10 WNI dari wilayah Jalur Gaza.
Memanasnya jalur Gaza membuat pemerintah sangat berhati hati dalam mengambil langkah selanjutnya.
“Kerawanan situasi keamanan membuat proses evakuasi WNI dari Jalur Gaza harus dilakukan dengan sangat hati-hati.”
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
“Dan dengan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait,” jelas Kemlu RI.***














