INDONESIARAYA.CO.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menanggappi Israel terkait tudingan yang mengatakan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza menampung kelompok Hamas Palestina.
Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Militer Israel (IDF) Brigjen Daniel Hagati mengatakan markas Hamas berada di bawah sejumlah rumah sakit di Gaza, termasuk RS Indonesia.
Ia pun membandingkan citra satelit area rumah sakit sejak 2010 dimana terdapat pos Hamas di dekatnya.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Hamas secara sistematis menggunakan rumah sakit sebagai bangunan untuk menyamarkan operasi mereka.
Juru Bicara Kemlu Lalu Muhammad Iqbal menegaskan, RS Indonesia di Gaza merupakan faisilitas yang dibangun dengan tujuan kemanusiaan dan untuk melayani kebutuhan medis masyarakat Palestina.
Baca artikel lainnya, di sini: Bikin Portal Berita Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
“RS Indonesia di Gaza adalah fasilitas yang dibangun masyarakat Indonesia sepenuhnya untuk tujuan kemanusiaan”.
“Untuk melayani kebutuhan medis masyarakat Palestina di Gaza,” kata Lalu Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 7 November 2023.
Saat ini, lanjut Lalu Muhammad Iqbal, RS Indonesia sudah dikelola sepenuhnya oleh otoritas Palestina di Gaza, meskipun dari waktu ke waktu selalu ada relawan Indonesia yang membantu.
Selain itu, Iqbal juga mengatakan bahwa RS Indonesia adalah satu dari segelintir fasilitas kesehatan yang masih berfungsi di Gaza.
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
Di tengah jumlah korban serangan Israel yang terus bertambah setiap harinya.
Saat ini RS Indonesia merawat pasien dalam jumlah jauh melampaui kapasitasnya.***















