JABARRAYA.COM – Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang lebih dikenal Yenny Wahid menghadirkan sang Ibu Sinta Nuriyah Wahid
Saat berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2023).
Sinta Nuriyah datang menyusul dan menyempatkan salat magrib.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Dari Medsos ke Meja Hijau: Kasus Fitnah Lisa Mariana Versus Ridwan Kamil
Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: 19 Orang Tewas, Dua Tersangka Ditangkap Polisi Resor Cirebon
Larang Liputan Media Lokal di Gala Dinner Asia Africa, Transparansi Pemkot Bandung Dipertanyakan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selesai salat, Sinta Nuriyah langsung mendapat sambutan hangat dari Prabowo Subianto dan sempat menyapa awak media.
Usai menyambut Sinta, Prabowo Subianto mengaku merasa sangat terhormat dikunjungi istri Gus Dur yang juga dikenal sebagai ulama besar tersebut.
Baca artikel lainnya di sini: Yenny Wahid di Depan Prabowo Subianto: Saya Kalau Buat Keputusan Lama, Tetapi Sekali Buat Pasti Setia
Baca Juga:
Bank Dunia yang Sebut Sebanyak 60,3 Persen Penduduk Indonesia Tergolong Miskin, Ini Tanggapan BPS
“Sore hari ini saya dapat kehormatan kunjungan ternyata juga didadak ibunya (Sinta Nuriyah) hadir ikut menjemput,” kata Prabowo Subianto.
Bahkan Prabowo Subianto mengaku saat ini seperti sedang sangat dekat dengan sosok Gus Dur ia kenal sangat baik apalagi pemikiran-pemikirannya.
“Saya merasa dekat dengan Gus Dur ya. Karena waktu itu yang saya kenal Gus Dur itu pemikirannya jauh ke depan, kita sendiri kadang-kadanf tidak mengerti apa maksud Gus Dur.”
“Sebagaimana kita ketahui hubungan saya sudah cukup lama dengan keluarga Gus Dur, sejak saya masih cukup remaja sekarang sudah agak remaja,” kenang Prabowo.
Baca Juga:
Respons Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Usai Rumahnya Digeledah oleh Tim Penyidik KPK
Prabowo Cek Langsung Warga Terdampak Banjir Bekasi, Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
Bahkan hubungan baik tersebut terus terjalin baik sebelum maupun Gus Dur sesudah menjabat Presiden RI.
“Selama Gus Dur jadi presiden dan sesudah hubungannya masih sangat baik tentunya kita banyak diskusi”.
“Dan kita sepakat untuk terus komunikasi menghadapi tentunya dinamika kehidupan politik bangsa kita yang saya kira cukup dinamis,” ungkap Prabowo Subianto.***















